Episode 19 - Tersesat Di Meratus #4


Kami sontak kaget dengan omongan zoya sambil menoleh ke arah yang dia tunjuk. Dan bener aja ada sesuatu yang bergerak di kejauhan berwarna putih. 

- Part #4

Cewe cewe langsung histeris dan pada berpelukan. Ayu dengan sedikit nada marah berkata.

Ayu: gara gara kamu nih cerita beginian. jadi beneran kejadian kan.
Fitri: mana aku tau. aku kan cma ngasih tau aja. 
Deni: sudah sudah, gak usah takut. mungkin tadi kebetulan ada warga sini yang lewat.
Ayu: mana ada warga tengah malam jalan di hutan.
Rico: udah lah, begini aja kalian takut. aku gak percaya sama tahayul. aku bakalan kesana, siapa tau aja dia beneran warga sekitar sini jadi kita bisa nanya nanya.
Fitri: jangan yank, aku takut itu beneran hantu.
Rico: kalian disini aja. nanti aku sama adnan yang kesana.
Fitri: hati hati yank..
Rico: iya sayank..

Rico dan Adnan terlihat berjalan menghampiri orang berbaju putih tadi. Zoya kemudian menatap ku dan bilang.

Zoya: gimana menurut mu, apa yang kamu liat tadi.
Aku: gak tau. aku cuma liat sekilas, masih gak bisa pastiin.
Zoya: sama, aku juga.
Deni: kalian ngomong apa sih?
Zoya: gapapa kok. ayo dilanjut makan jagung nya. cepet abisin biar gak mubazir. abis itu kita lanjut tidur aja. sudah tengah mal gini.

Sambil nunggu Rico dan Adnan kembali, kami memakan jagung yang dibakar tadi. Tak lama, mereka berdua datang. 

Rico: ternyata beneran warga. dia tinggal di rumah yang tak jauh dari sini.
Adnan: iya. besok kita kesana. kalo malam ini takutnya kita bakalan ganggu dia. 
Santi: ya udah, kita tidur aja kalo gitu. udaj lumayan ngantuk ini. 
Rico: ayank masih takut gak ?
Fitri: masih yank.
Rico: malam ini aku tidur di tenda mu ya, nemenin kamu.
Deni: huuhhh.. cari kesempetan. ini di hutan lho, jangan coba coba basakian (ngentot) nanti kualat. 
Rico: gak kok, cuma becanda. 

Mereka kemudian masuk ke tenda masing masing. Zoya nyuruh tiga cowo teman nya untuk bertiga satu tenda, dan dia satu tenda dengan aku. Setelah kami masuk tenda, terdengar suara Samuel bersuara nyaring "hati hati yan, jangan tidur terlalu lelap. kamu bisa di perjakain sama zoya". Aku cuma bisa balas "iya bang..".  Padahal dalam hati, aku bertanya tanya "masa iya sih cowo ganteng gini homo.."

Tak lama setelah itu, tangan Zoya mulai gerak gerak menggerayangi celana ku, pas hampir menyentuh anu ku, aku pukul tangan dia. 

Aku: kamu beneran homo ya.
Zoya: gak kok, maaf hehe.. cuma becanda.
Aku: aku jadi ngeri tidur sama kamu. jangan jangan apa yang mereka bilang itu beneran, kamu gk suka cewe. tp malah suka cowo.
Zoya: aduh, kamu ini, omongan mereka dipercaya.
Aku: ini, tangan kamu bukti nya. mau ngapain ?
Zoya: aku cma becanda aja kok. kali aja yang homo itu kamu. 
Aku: aku masih suka cewe.
Zoya: aku juga..
Aku: tapi kata temen temen mu. kau selalu menghindar. tapi malah akrab sama teman cowo.
Zoya: itu sebabnya, aku mau satu tenda sama kamu. soalnya aku mau cerita masalah ku. soalnya aku sudah pernah cerita ke rico, dia teman ku paling akrab tapi justru dia yang menolak mentah2 cerita ku hanya karena dia tidak percaya hal mistis.
Aku: apa tu.. jadi penasaran.
Zoya: jadi sebener nya gini, kamu liat kan mereka ber 4. 
Aku: maksud mu, pengawal mu yang di luar itu ?
Zoya: iya, mereka selalu ikut kemana pun aku pergi. 
Aku: emang siapa mereka. kok bisa nempel sama kamu. 
Zoya: kisah ini berawal dari awal aku masuk SMA. saat acara pramuka, aku terjatuh ke sebuah sungai yang lumayan dalam. dan diselamatkan oleh seorang wanita cantik. ternyata mereka dari kerajaan buaya putih. salah satu dari anak raja itu ada yang suka dengan aku, yaitu cewe yang menyelamatkan aku tadi. awalnya mereka setelah menolongku mau mengembalikan aku ke alam kita tapi putri cantik itu menahan dan bilang agar aku tetap tinggal di istana mereka dan minta dikawinkan. 
Aku: kamu mau ? 
Zoya: gak.. kan aku masih sekolah. masa masih muda sudah nikah, lagian sama mahluk asing pula..
Aku: trus gimana selanjutnya.
Zoya: aku jujur aja, aku juga naksir sama dia tapi aku masih muda dan masih pengen sekolah. lagian alam kita berbeda, bagaimana mungkin bisa bersatu. 
Aku: emang nya, kamu tau kalau waktu itu kamu di alam jin ?
Zoya: ya tau, di dunia kita mana ada kerajaan yang megah seperti milik mereka. lagian, aku itu sejak kecil sudah bisa melihat hal hal gaib, jadi aku bisa bedain mana alam kita dan alam jin.
Aku: oh.. lanjut.
Zoya: sang putri menawarkan syarat, dia mau melepaskan ku dan janji akan menikahi nya ketika aku berumur 20 tahun. aku balik tanya, kalau aku nikah nanti aku gimana. apa aku bakalan hilang dan dikira mati atau dia yang bakal menampakan diri ke alam manusia. dia bilang pernikahan itu hanya sekedar formalitas, setelah nikah masih seperti hari biasa, dia di alam nya dan aku di alam ku. hanya saja setiap malam jumat aku harus ke alam nya untuk basakian (berhubungan badan) atau jika aku tidak bisa, dia yang akan mendatangi ku dalam wujud manusia. 
Aku: kamu terima ?
Zoya: ya aku terima, kan cuma hal sepele itu. asalkan aku tidak berpindah alam. hanya saja, dia melarang ku dekat dengan wanita lain dan dilarang menikah sebelum menikahi dia.  
Aku: wah, pantes kamu dibilang homo.
Zoya: iya, itu sebab nya aku selalu dibilang homo karena menjauh dari cewe dan sering menolak cinta mereka. tapi, tuan putri tadi katanya bakalan melepaskan ku setelah kami mempunyai 3 orang anak.
Aku: itu, anak mau nanti gimana bentuknya dan apakah dia bakalan hidup di alam jin atau alam manusia.
Zoya: mana aku tau. kan belum nikah. 
Aku: iya sih. 
Zoya: kata dia, dia hanya ingin punya keturunan dari ku karena aku masih ada garis keturunan dari pangeran suryanata. dia ingin mempunyai anak dari ku supaya bisa menjalin hubungan dengan kerajaan lain. sebab, kerajaan gaib yang memiliki keturunan dari garis keturunan pangeran suryanata, bakalan dihormati dan disegani. 
Aku: oh gitu. eh, tapi kalo aku gak salah nih ya, dalam ilmu biologi itu binatang buaya termasuk yang punya nafsu besar. kalo mereka basakian, itu bakalan lama. makanya sampai ada yang jualan ramuan terbuat dari kelamin buaya supaya kuat berhubungan. kamu gak takut kalau dia minta jatah semalaman tanpa berhenti dan darah putih mu bakalan disedot habis sama dia ?
Zoya: hahaha kamu ini, terlalu jauh berpikir nya. aku aja gak sampe kesana mikir nya. masih ada waktu dua tahun lagi. 
Aku: iya sih haha.
Zoya: daripada kamu penasaran aku kuat atau gak, bagaimana kalau kita coba malam ini. biar kamu gak tau jawaban nya. 
Aku: eh eh.. mau ngapain kamu. jangan jangan karena kelamaan jauh sama cewe, kamu mulai homo beneran.
Zoya: hahahahaha.. becanda kok. habis nya kamu serius banget sih. 

Terdengar dari tenda sebelah teriak.

Rico: woy, dari tadi ketawa ketawa aja. jangan jangan sudah pada buka baju dan celana.
Zoya: apaan sih. ganggu aja. 
Rico: iya deh. terusin aja. asal jangan berisik. susah tidur kami.
Zoya: iya deh maaf. gak nyaring nyaring lagi.
Aku: kamu kok jawab nya gitu. kenapa gak bilang aja kalau kita ketawa karena lagi cerita. nanti dikira mereka kita beneran lagi berhomoan. 
Zoya: udahlah, jangan hiraukan merekan. udah biasa aku di ejek mereka.
Aku: itu kamu, tapi kan aku beda. jadi malu aku aduh..
Zoya: maaf deh. 
Aku: o iya, itu yang berempat gimana ceritanya. apa hubungan nya mereka sama kerajaan buaya putih.
Zoya: mereka pengawal yang sengaja di utus sama tuan putri untuk jagain aku supaya gak kenapa kenapa. hanya sekedar memastikan keamanan dan keselamatan ku sampai waktu pernikahan aku dengan nya tiba.
Aku: oh... asik juga ya, punya pengawal pribadi gitu.
Zoya: ya gitu deh hehe.. 

Tak lama setelah itu, angin tiba tiba bertiup kencang. Aku jadi khawatir bakalan ada hujan, mana udah tengah malam gini lagi. kalo sampe basah tanah dan masuk ke tenda gimana mau tidur. 

Tiba tiba, terdengar teriakan dari salah satu tenda cewe. Kami langsung bangun dan keluar tenda untuk cek dimana teriakan itu berasal. Ternyata dari arah tenda Ratih sama Liya, terlihat mereka lari keluar tenda sambil teriak "poconggggg".. 

[Bersambung]

Komentar