Episode 26 - Tersesat Di Meratus #11

Dia hanya mengisyaratkan menunjuk tangan nya kemudian menunjuk ke arah ku lalu menghilang. 

Dari situ, aku sekarang tau siapa dia, dia bukan Saga, soal nya kalau saga tidak mungkin pergi tanpa sepatah katapun kepada ku. Dia adalah pemilik sisik yang ada di gelangku. 

- Part #11

Teman teman kemudian bertanya tanya kepada ku tentang siapa sosok tadi, mereka mengira aku mengenal nya hanya karena dia menunjuk ke arahku. Karena aku susah jelaisn nya, aku bilang aja gak kenal. Mungkin dia menunjuk ke arah ku karena juga tertarik sama batu yang ku. Santi kembali membujuk bujuk aku untuk meminta batu itu. tapi aku tetap tidak ingin memberikan nya kepada siapa pun. 

Sedikit informasi lagi nih. Ada sebagian orang yang percaya bahwa batu punya tuah atau berkah, misalnya untuk penglaris, pemikat lawan jenis, pelindung diri, menambah wibawa, dan lain lain. Namun ada pulang kelompok yang mengatakan bahwa percaya kepada hal mistis adalah meyekutukan tuhan. Kalau kalian tanya aku kelompok yang mana, aku bukan kelompok dari kedua kepercayaan itu. 

Jika dibilang menyekutukan tuhan, ada benarnya ada salahnya. Benarnya adalah apabila dia memang percaya batu yang membawa keberuntungan, jelas menduakan tuhan dan salah nya adalah bahwa tidak semua orang mempunyai pikiran yang sama. Ada yang memakai batu namun hanya sebagai perantara, sebagaimana ketika seseorang meminum obat, dia yakin obat hanya perantara untuk sembuh, sedangkan yang menyembuhkan tetaplah Allah. Jadi, tidak semua yang memakai batu itu menyekutukan tuhan. tergantung dari hati nya dan kita tidak tau apa yang ada dalam hati nya. 

Sedangkan bagi mereka yang percaya akan tuah sebuah batu mereka salah apabila mereka yakin batu yang mendatangkan manfaat, seperti hal nya para dukun dan orang orang awam yang seolah olah yakin bersumber dari batu tersebut dan melupakan bahwa semuanya datang dr tuhan, bukan batu, sehingga tidak sedikit mereka yang memiliki batu untuk di iso khodam jin dan macam macam. Dan mereka ada benarnya apabila mereka memang tau bahwa batu itu memiliki rahasia masing masing. Sebagaimana seorang ulama banjarmasin (meninggal belum lama ini) yang kebetulan beliau adalah seorang ahli hikmah berkata bahwa setiap batu itu memiliki rahasia dan fungsi masing masing. Sebagai mana Allah berfirman bahwa setiap sesuatu yang dia ciptakan, tidaklah sia sia dan pasti mengandung rahasia. 

Bercerita sedikit apa itu ahli hikmah, mereka adalah sekelompok manusia pilihan yang dibukakan rahasia alam untuk nya. Bukan hanya mampu melihat alam jin dan malaikat, mereka juga bisa melihat sampai ke "rahasia langit". Mereka bisa mendengar suara para malaikat yang bertasbih, bahkan setiap tumbuhan mereka dapat mendengar suara tasbih nya. Mereka apabila berjalan, tumbuh tumbuhan disekitar nya memberi salam dan saling mengatakan fungsi mereka masing masing. Misalnya "aku rumput anu dan aku berguna untuk menyembuhkan penyakit anu". 

Begitu pula batu, setiap batu yang memiliki rahasia mengatakan fungsi nya masing masing hanya saja berbeda dengan perkataan para kolektor batu akik dan para dukun. Jika mereka mengatakan batu anu fungsi nya untuk anu (misal kecubung untuk kewibawaan) maka berbeda dengan pengakuan batu itu sendiri. Batu memiliki fungsi nya masing masing berbeda meskipun sama jenis nya. Jadi, meskipun sama sama kecubung, fungsi nya berbeda beda, tidaklah semuanya sama. 

Hanya saja, orang seperti ini tidak mudah untuk membeberkan apa yang mereka lihat dan dengan kepada orang lain. Mungkin kalian berpikir "kalau aku adalah orang itu, aku akan memberitahu fungsi tumbuh tumbuhan agar membantu orang yang sakit sesuai fungsi tumbuhan itu". Namun berbeda dengan mereka, sebab tidaklah tuhan membukakan rahasia alam kepada mereka kalau mereka orang yang tidak bisa menjaga rahasia. 

Back to story... 

Rico yang dari tadi bersembunyi di balik pohon berlari ke arah kami dengan kaki pincang, mungkin masih sakit gara gara dilempar ke pohon. Dia dengan bingung berkata.

Rico: aku masih tidak percaya dengan apa yang ku lihat tadi. Selama ini aku tidak percaya dengan adanya hantu dan sejenisnya namun hari ini aku melihatnya sendiri dengan mata kepala ku. Bahkan tadi aku sempat merekam di hp ku namun hasilnya tidak ada mereka dalam rekaman.
Zoya: bagus deh kalau sekarang kamu bisa percaya.
Aku: kamu tau gak dua mahluk bersayap dan dua mahluk bertangan banyak tadi ?
Zoya: sssstttt.. (zoya dengan cepat memberi isyarat untuk aku tidak membocorkan siapa mereka).
Rico: siapa mereka.
Aku: orang gaib.. hehehe.. 
Rico: bah.. bungul am... 
Adnan: sebaiknya kita pergi dari sini. 
Santi: ini cewe cewe yang masih pingsan gimana. 
Adnan: kalo gitu kita istirahat disini dulu sambil tunggu bagun. 

Karena kami sudah merasa aman, kami beristirahat di situ. Aku lihat mereka sepertinya masih tidak bisa percaya dengan apa yang saksikan tadi, daripada mereka kembali bertanya tanya, lebih baik aku tidur aja. Sekarang yang ada dipikiran ku adalah bagaimana bisa keluar dari hutan ini. 

..... Bersambung ....

Komentar